Untuk Tau Apa Yang Tidak Tau

Dahulu kala, ketika saya mendaftar menjadi mahasiswa baru di sebuah Universitas di Bandung, saya pernah bertanya mata kuliahnya gimana dan apa saja (sebagian calon mahasiswa baru tidak pernah menanyakan hal ini, mereka hanya tau satu kata "jurusan" meskipun mereka tidak tau apa saja yang bakal mereka pelajari nanti ketika masuk jurusan yang dipilihnya itu, berani taruhan mahasiswa ini tidak tau apa yang dipelajarinya kelak di tahun2 kedepan..hihihi..silahkan anda boleh ketawa..), atau yang lebih parah lagi calon mahasiswa ini malah ga tau kenapa milih jurusan itu..

untuk alasan job, hobi, tuntutan atau ada alasan lain yang lebih hem......

Pada saat itu saya tanya kepada mahasiswa senior dari jurusan yang sama saya pilih , "emm..permisi..boleh tanya ga, itu kalo saya masuk jurusan ini, saya belajar apa ajah ya..? " trus mahasiswa itu berkata "emmm..detailnya sih saya ga tau ya, tapi nanti juga ada belajar algoritma, pascal, html, web, bla..bla..di semester X Y Z Q " ada beberapa kalimat yang sya perhatikan " klo html untuk web bisa dipelajari di semester 3 "...anehnya saya denger itu, malah ngeri..kenapa ya..

wahhh..bayangin untuk belajar html ajahh saya harus  menunggu 1 tahun setengah..busyeeeeetttt...sedangkan yang udah kuliahnya ga bisa bedain web server sama database server...hahaha..selain itu bikinnya pake software yg udah jadi...trus klaim ini bikinan saya...hemm...untuk algoritma di semester 2..untuk TCP/IP di semester 3. dll lainnya yang menunggu waktuuuuuuu...

berapa kali anda menemui mata kuliah yang sama dalam sebulan..ataukah mata kuliah itu disajikan random..? hitunglah apakah waktu itu cukup untuk mempelajarinya..? sejauh mana tugas itu berkaitan erat dengan mata kuliah yang anda jalani..?

apakah anda akan menerima dosen yang memberikan nilai untuk IP pelajaran programming, sedangkan dosennya belum pernah bikin program..?

apakah anda juga akan menerima nilai IP anda kecil dalam mata kuliah desain web, ketika dosen yang mengajari anda bilang "kamu harus belajar lebih giat lagi dan lebih serius.." ..saya akan berkata pada dosen itu " haha..seharusnya bapak yang lebih serius dengan jabatan anda sebagai dosen"

seberapa pantas anda mendapatkan pendidikan dari orang yang pas, dan bener-bener pantas mendidik anda..?
pernah saya berbincang-bincang dengan slah seorang programmer drop out universitas, dalam sejarah kuliahnya, dia dikampusnya di ajarin pascal, trus dia berkata sama dosennya.."wahh yang bener aja pa, masa kita di ajarin pascal, perusahaan mana yang mau beli program item putih.." belajr yang lain ajah deh pa yang belih pas sama jaman" belum lagi dosen yang ngajarin programming juga belum pernah bikin satu programpun selama masa jabatannya sebagai dosen, kalau bikin program juga persis apa yang ada di buku..

Anda lebih senang mendengarkan guru kewirausahaan apa seorang pedagang tahu ketika berbicara tentang harga tahu rusak..?

apa yang saya tunggu jika semua itu cukup dipelajari 4 bulan sajah...????
apa yang para calon itu pelajari sedangkan mereka ga tau detail apa yang mau mereka pelajari..???
apakah belajar itu adalah proses menunggu..??

untukmu, calon pemakai toga,
max, just to know what in our hand

Comments